IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

Desember 4, 2022

idwarta.com – Manusia adalah makhluk sosial. Tak mengherankan apabila kita membutuhkan teman untuk membantu, curhat, atau sebagai pendamping.

Memiliki teman juga membantu kita untuk meningkatkan kebahagiaan dalam hidup sekaligus membuat mereka merasa didukung dan dicintai.

Bahkan, studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) tahun 2016 menemukan manfaat lain dari memiliki sahabat.

Studi mengatakan, persahabatan berdampak baik bagi kesehatan, kesejahteraan, dan umur panjang sama seperti pola makan dan olahraga.

Jenis-jenis persahabatan

Mempunyai teman membuat kita merasakan betapa berharganya hidup. Meski begitu, tidak semua sahabat itu sama.

Pasalnya, ada beberapa jenis sahabat dibutuhkan supaya hidup kita terasa semakin komplet. Apa sajakah itu?

1. Teman dekat

Teman dekat adalah orang-orang yang kita kenal lama selama bertahun-tahun dan sudah melalui perjalanan suka-duka bersama.

Mungkin saja, kita sudah berpisah dengan teman dekat karena suatu alasan, baik pekerjaan, jarak, atau mereka sudah berkeluarga.

Akan tetapi, teman dekat yang sejati selalu dapat dihubungi ketika kita membutuhkan bantuan.

Psikolog klinis Anjali Ferguson juga mengatakan, sahabat adalah orang-orang yang memberikan pengakuan dan rasa aman.

2. Teman sepanjang masa

Teman dekat dan teman sepanjang masa mungkin terdengar sama, padahal keduanya berbeda.

Menurut psikolog Philadelphia, AS, Lauren Napolitano, teman sepanjang masa dalah orang-orang yang mengenal kita ketika masih berproses.

Ia juga menyampaikan, teman yang seperti itu sudah mengenal kita sejak kecil, termasuk siapa keluarga kita.

Di samping itu, teman sepanjang masa selalu membuat kita aman dalam persahabatan meski sudah tidak banyak berbicara.

Jenis pertemanan ini dikatakan Ferguson membawa manfaat ketika usia kita sudah menua.

Pasalnya, mereka selalu ada ketika circle pertemanan kita semakin mengecil karena faktor usia.

3. Teman “tapi” nyaman

Ketika kita menemukan orang-orang yang klop, baik sifat, kebiasaan, pola pikir, hingga perasaan, kita bisa terbawa suasana.

Sampai-sampai, pertemanan yang kita bangun di atas kedekatan berubah menjadi kenyamanan.

Kita kemungkinan bertemu dengan teman yang membuat nyaman lebih sering ketimbang teman dekat.

Teman seperti itu memungkinkan kita melakukan berbagai hal bersama, mulai dari mencoba restoran baru atau menonton konser.

Menurut Ferguson, teman yang membuat nyaman punya peran penting untuk membawa kebahagiaan dan kesejahteraan.

4. Teman kerja

Berbeda dengan jenis pertemanan lain, teman kerja dapat memahami perjuangan kita meskipun sudah berpisah tempat kerja.

Tak hanya itu, mereka juga memberikan dukungan kepada kita yang tidak dilakukan oleh jenis pertemanan jenis lainnya.

Napolitano menggambarkan, teman kerja adalah orang-orang yang memahami apa yang kita keluhkan tentang pekerjaan.

5. Teman senasib

Saat kita melewati fase kehidupan yang berbeda, penting untuk didukung oleh orang lain yang mengalami pergumulan secara bersamaan.

Jenis pertemanan ini berbeda dengan lainnya yang dikaitkan dengan pekerjaan atau pengalaman masa lalu.

Teman senasib adalah mereka yang memberikan pelajaran kehidupan tentang apa yang benar dan yang salah.

Napolitano menyampaikan, mereka juga menjadi inspirasi kita ketika mereka menghadapi tantangan yang sama.

Dari semua jenis pertemanan yang sudah disebutkan, kita sebaiknya tidak gampang melabeli orang yang kita kenal di media sosial sebagai teman.

Pasalnya, media sosial bisa diibaratkan sebagai pisau bermata dua lantaran di satu sisi bermanfaat membangun jaringan tapi menyingkirkan koneksi yang sudah ada.

Apabila kita mulai kehilangan pertemanan, tidak ada kata terlambat untuk mencarinya kembali meski tidak semudah ketika sekolah atau kuliah.

Yang terpenting adalah kita memiliki sosok yang dapat mendampingi, diajak curhat, memberikan bantuan, dan mengisi hari-hari.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”