IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

Februari 7, 2023

idwarta.com – Penggemar BTS , ARMY, sepertinya harus bersabar selama beberapa tahun lantaran idola mereka akan menjalani wajib militer ( wamil ).

Boyband yang dinaungi Hybe -sebelumnya bernama Bighit Entertainment- sebenarnya sudah ditunda dari kewajiban wamil pada tahun 2020 yang lalu.

Ditundanya BTS dari kewajiban itu dikarenakan Parlemen Korea Selatan ( Korsel ) mengesahkan UU terbaru yang mengatur penundaan wamil.

UU yang baru memberi kesempatan bagi bintang K-Pop pria yang mendapat pengakuan secara global untuk melakukan penundaan wamil.

Namun, penundaan wamil hanya berlaku hingga usia mereka menginjak 30 tahun dan harus mendapat persetujuan dari Menteri Kebudayaan Korsel.

Fakta menarik wamil di Korsel

Diumumkannya rencana BTS untuk menjalani wamil membuat perhatian pecinta K-Pop -terutama ARMY- langsung terarah ke Korsel.

Terlebih, Komisaris Administrasi Tenaga Kerja Militer Korsel, Lee Ki Sik, sempat mengutarakan sebuah pernyataan.

Ia mengatakan, BTS yang digawangi RM, dkk tidak dilepaskan dari kewajiban wamil untuk memastikan keadilan dalam sistem.

Beberapa hari sebelum Lee Ki Sik buka suara, Menteri Pertahanan Korsel, Lee Jong-sup, juga mengungkapkan kemungkinan BTS menjalani wamil.

Karena wamil selama beberapa hari ke belakang ramai dibicarakan warganet, ada beberapa fakta menarik di baliknya. Apa saja?

1. Korsel masih berperang dengan Korea Utara

Wamil tetap diprogramkan di Korsel karena Negeri Ginseng secara teknis masih berperang dengan tetangganya, Korea Utara (Korut).

Pasalnya, Perang Korea yang berakhir pada 17 Juli 1953 berakhir dengan gencatan senjata -penghentian perang sementara waktu.

Itu artinya belum ada deklarasi resmi untuk mengakhiri perang yang ditandatangani Korsel dengan Korut.

Pada Desember 2021, Moon Jae-in yang saat itu masih menjabat Presiden Korsel mengutarakan rencana negaranya mengakhiri perang dengan Korut.

Bahkan, rencana tersebut mendapat dukungan dari masing-masing sekutu Korsel dan Korut, yakni Amerika Serikat (AS) dan China.

Kendati rencana itu sudah ditunggu-tunggu, Moon menyampaikan kalau pembicaraan perdamaian antara Korsel dan Korut belum dimulai.

Wamil begitu penting bagi Korsel mengingat Korut yang menjadi tetangganya masih gencar melakukan uji coba nuklir.

Di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, Korut berupaya meningkatkan persenjataan nuklirnya, seperti rudah balistik Hwasong-14 yang berhulu ledak nuklir.

2. Syarat wamil

Mengingat Korut masih menjadi ancaman nyata, Korsel terus waspada dan meminta warganya selalu bersiap terhadap risiko terburuk yang terjadi.

Karena alasan itulah Korsel mewajibkan semua pria berbadan sehat yang berada di negaranya dan berusia 18-35 tahun untuk menjalani wamil.

Mereka yang memenuhi syarat untuk tugas negara itu akan menjalani wamil selama 18-21 bulan.

Konstitusi Korsel mengatur bahwa wamil adalah salah satu dari lima tugas utama rakyat Negeri Ginseng.

Namun, semua pria berbadan sehat di Korea dapat menghindari wamil sampai mereka berusia 28 tahun.

Setelah batas usia tersebut tercapai, mereka harus bertugas di angkatan bersenjata sesuai UU wamil yang berlaku.

3. Tidak semua menyukai wamil

Kendati wamil adalah kewajiban, tidak semua orang yang memenuhi syarat ini menyukai bahkan berusaha untuk mengelak dari wamil.

Pasalnya, orang yang sedang membangun karier atau menjalani studi mau tidak mau menghentikan aktivitasnya karena wamil.

Beberapa pesohor di Korsel beberapa tahun sebelumnya pernah disinyalir berupaya menghindari wamil.

Contohnya adalah MC Mong, seorang bintang TV terkenal dan bintang hip-hop yang dicabut 10 giginya pada tahun 2004.

MC Mong, sempat mendapat tuduhan menjalani operasi gigi untuk menghindari wamil -meski ia membantahnya.

Bantahan memang sudah diutarakan MC Mong, tapi laporan Majalah Time menyebut karier sang bintang menjadi terkena imbasnya.

Selain MC Mong, idol K-Pop Yoo Seung-jun sempat mendapat kecaman setelah melepaskan kewarganegaraan Korsel agar tidak menjalani wamil.

Berbagai pihak mengecam Yoo Seung-jun sampai-sampai ia dilarang memasuki Korsel.

4. Korban pembunuhan wamil

Sejak tahun 1948, Korsel sudah mewajibkan rakyatnya untuk turut serta dalam upaya pertahanan negara.

Sayangnya -bersamaan dengan berjalannya UU itu- banyak orang berusaha untuk menghindari wamil.

Dilansir dari Lifestyle Asia, sekitar 19 ribu orang pernah dijebloskan ke penjara dan tidak sedikit yang terbunuh karena ingin menghindari wamil.

Kini, mereka yang mencoba melepaskan diri dari kewajiban wamil dapat dijatuhi pidana selama 36 bulan penjara.

5. Kesempatan menunda wamil

Pamor dan pengaruh BTS yang begitu besar sempat mendorong parlemen Korsel untuk mengesahkan UU terbaru yang mengatur wamil.

UU yang baru mengatur bahwa artis budaya pop (K-Pop) dapat menunda wamil hingga usia mereka 30 tahun.

Tak hanya itu, mereka yang berstatus sebagai atlet, musisi, dan pesohor lainnya juga mendapat kesempatan yang sama dalam UU yang baru.

Tapi, mereka harus mendapatkan izin dari Menteri Kebudayaan Korsel apabila citranya benar-benar mendongkrak pamor Korsel di mata dunia.

Sayangnya apa yang mereka lakukan tidak semata-mata membebaskannya dari wamil selama berbulan-bulan.

Mereka yang dikecualikan dari wamil hanya menjalani tiga minggu pelatihan militer atau empat minggu dinas nasional.

Itu dibarengi dengan 544 jam kerja sukarela selama 34 bulan sambil melanjutkan profesi mereka.

Salah satu nama besar asal Korsel yang sempat mendapat penundaan wamil adalah bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-min.

Pemain andalan Antonio Conte tersebut mendapat pengecualian menjalani wamil ketika Timnas Korsel merengkuh medali Emas Asian Games 2018.

6. Jin jadi personil BTS pertama yang wamil

Jin yang berusia 30 tahun pada 4 Desember 2022 menjadi personil BTS pertama yang masuk kamp pelatihan untuk wamil.

Ia kemungkinan memulai wamil pada awal tahun 2023. Jin disusul Suga yang genap berusia 30 tahun pada Maret 2023.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”