Sejarah Air terjun Maribaya Bandung
Wisata

Air Terjun Maribaya, Surga Alam Dari Kota Bandung

IDWARTA.com – Sudahkah anda merencanakan liburan anda akhir pekan ini ? Jika belum, anda bisa jadikan air terjun Maribaya sebagai tempat tujuan wisata terbaik. Ini merupakan wisata alam berupa air terjun dengan ketinggian mencapai 25 meter yang sangat indah dan memukau.

 

Selain air terjun, tempat ini juga memiliki fasilitas pemandian air belerang yang baik untuk kesehatan. Tentunya bagi anda pecinta suasana alam, objek wisata ini sangat cocok untuk dikunjungi. Nah bagi anda yang tertarik untuk berkunjung ke tempat ini, anda bisa menyimak informasi berikut ini.

 

Sejarah Air Terjun Maribaya

Sejarah Air terjun Maribaya Bandung

Menurut cerita yang beredar, Maribaya merupakan nama perkampungan kecil yang berada di kaki gunung dan dialiri oleh dua sungai. Maribaya ini diambil dari dari nama seorang gadis yang sangat dipuja-puja banyak pria. Keluarganya pun mulai mencemaskan hal ini karena mereka takut akan terjadi malapetaka karena banyaknya pria yang menyukai sang gadis.

 

Kemudian orang tua gadis tersebut bertapa di gunung Tangkuban Perahu agar anaknya diberi kebahagiaan kelak. Kedua orang tuanya lalu mendapat petunjuk untuk menumpahkan bokor. Sejak itulah muncul sumber air belerang yang bisa digunakan untuk pengobatan. Sehingga untuk mengenang puterinya tercinta tersebut, maka tempat tersebut diberi nama Maribaya.

 

Lokasi dan Air Terjun Maribaya

Lokasi wisata ini berjarak 22 km sebelah timur dari Bandung, jarak yang tidak terlalu jauh jika ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Bagi anda yang berangkat dari arah Lembang, anda bisa langsung melakukan perjalanan menuju air terjun Maribaya menggunakan angkot atau kendaraan pribadi dengan jarak tempuh sekitar 5 km.

 

Bagi anda yang ingin melalui jalur tracking anda bisa melewati Taman Hutan Raya Djuanda. Anda akan melakukan perjalanan melewati gua Belanda dan Jepang. Setelah sampai pada jalan setapak berarti anda sudah dekat dengan objek wisata. Banyak orang memilih jalur tracking karena dirasa lebih seru. Anda bisa menikmati pemandangan yang sangat memukai sepanjang perjalanan tersebut.

 

Ketahui Mitos di Air Terjun Maribaya

Masalah mitos memang bisa dipercaya dan tidak, semua kembali pada diri masing-masing. Namun alangkah lebih baik jika kita menghargai kepercayaan masyarakat setempat sebagai pemilih tempat tersebut. Ada beberapa mitos yang berkembang di tempat ini yaitu pengunjung dilarang menggunakan pakaian berwarna merah karena akan membawa malapetaka.

 

Di air terjun tersebut juga tidak boleh membunyikan alat musik gong dan suling karena dipercaya akan menurunkan hujan lebat. Dan satu lagi yang cukup masuk akal adalah tidak boleh mengkonsumsi cabe terlalu banyak karena anda akan mengeluarkan keringat lebih banyak.

 

Itulah beberapa informasi mengenai air terjun Maribaya yang bisa anda jadikan bahan pertimbangan jika ingin berkunjung ke tempat ini. Jadikan liburan anda menjadi liburan menyenangkan dan tidak terlupakan dengan melakukan perjalanan tracking ke air terjun Maribaya tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *