IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

November 26, 2022

idwarta.com – Sejumlah astronom China berhasil mendeteksi sebuah bintang neutron nonakresi yang tidak bersinar menggunakan Large Sky Area Multi-Object Fiber Spectroscopic Telescope (LAMOST), teleskop optik terkemuka di China, menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy.

Penemuan itu mendukung pendeteksian objek astronomi padat seperti bintang neutron dan lubang hitam, yang sulit dideteksi. Penemuan tersebut kemungkinan akan mendorong studi lebih lanjut tentang pembentukan dan evolusi bintang serta karakteristik fisik dan teori pembentukan bintang neutron dan lubang hitam.

Bintang neutron adalah objek astronomi padat yang dibentuk oleh evolusi bintang masif hingga akhir siklus hidupnya. Cara yang sesuai untuk mendeteksi bintang neutron nonakresi yang tidak bersinar adalah kunci bagi para astronom untuk mempelajari objek astronomi padat.

Saat menggunakan LAMOST untuk mengamati langit, para peneliti menemukan sistem bintang biner spesial yang spektrumnya berbeda dari bintang tunggal.

Setelah melakukan analisis dan pengukuran, para peneliti percaya bahwa objek astronomi padat berupa sistem bintang biner tersebut adalah bintang neutron dengan massa sekitar 1,2 kali lipat massa matahari.

Pengamatan radio lebih lanjut menunjukkan tidak adanya pendeteksian emisi berdenyut atau tetap dari bintang neutron, menunjukkan bahwa bintang itu saat ini tidak bertumbuh dan berdenyut.

Tim peneliti akan menggunakan metode tersebut untuk menemukan lebih banyak objek astronomi padat seperti bintang neutron dan lubang hitam.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website antaranews.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”