IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

Februari 4, 2023

idwarta.com – Alpukat merupakan salah satu buah yang disukai banyak orang karena sifatnya yang serbaguna dan bisa menjadi topping yang lezat.

Alpukat juga dapat menjadi cara sehat untuk menyantap lemak, serta kaya akan serat yang baik bagi jantung dan usus.

Namun pertanyaannya, berapa kalori dalam alpukat?

Dikutip dari Women’s Health, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengungkapkan bahwa satu alpukat utuh mengandung 322 kalori.

Memang, jumlah itu terkesan banyak dan sedikit “berbahaya” bagi mereka yang sedang diet, namun sebenarnya tidak begitu. Sebab, kalori dalam alpukat diperkirakan hanya mencapai 107 kalori saja per satu porsinya.

Lantas, bagaimana cara menghitung satu porsi alpukat?

Menurut beberapa ahli gizi, satu per lima bagian dari buah alpukat utuh merupakan jumlah porsi ideal, sementara bagi California Avocado Commission dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, satu per tiga dari buah alpukat utuh merupakan jumlah sajian yang disarankan.

Namun, menurut beberapa ahli gizi lainnya, kita bisa bereksperimen dan menentukan jumlah porsi alpukat yang tepat untuk kita.

Misalnya saja, ahli gizi Kara Lydon yang merupakan pendiri Kara Lydon Nutrition dan The Foodie Dietitian Blog.

Lydon mengatakan, ia selalu mengonsumsi setidaknya setengah dari satu alpukat utuh setiap kali mengonsumsi alpukat.

Hanya saja, kita perlu mengingat bahwa alpukat mengandung sekitar sepertiga dari kandungan lemak sehat yang direkomendasikan per harinya.

Nutrisi lain dalam alpukat

Selain kalori, alpukat juga kaya akan berbagai nutrisi penting lainnya. Berikut rinciannya.

Satu buah alpukat utuh mengandung:

  • 322 kalori
  • 29g lemak
  • 4g protein
  • 17g karbohidrat
  • 14g serat

1/3 alpukat mengandung

  • 106 kalori
  • 9,7g lemak
  • 1,3g protein
  • 5,6g karbohidrat
  • 4,4g serat

1/5 alpukat mengandung:

  • 64 kalori
  • 5,9g lemak
  • 0,8g protein
  • 3,4g karbohidrat
  • 2,7g serat

Lydon juga menambahkan, alpukat memiliki sedikitnya 20 vitamin, mineral, dan kandungan nutrisi lainnya yang berguna bagi tubuh.

Sebagai contoh, setengah buah alpukat mengandung sekitar tujuh gram serat, yang berarti hampir 30 persen dari jumlah asupan serat harian yang direkomendasikan.

Selain itu, alpukat juga merupakan sumber vitamin C yang baik, sehingga dapat membuat kulit tetap kenyal dan sehat.

Lydon menambahkan, alpukat juga mengandung potasium dalam jumlah yang cukup tingi. Makan setengah alpukat saja, kita sudah bisa mendapatkan 488mg potasium, lebih banyak dibanding pisang berukuran sedang yang memiliki 422mg potasium.

Selain itu, konsumsi alpukat juga dapat membuat kita mendapatkan sekitar tujuh persen dari total asupan harian vitamin K yang disarankan, dan delapan persen dari total asupan harian folat yang disarankan.

Artinya, konsumsi alpukat dapat membantu mereka yang ingin segera hamil.

Lebih lanjut, kita juga tak perlu khawatir dengan kandungan lemak dalam alpukat.

Sebab, meski kadar lemaknya cukup tinggi, alpukat rupanya terbentuk dari asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat.

Karena itu, mengonsumsi alpukat sering dikaitkan dengan menurunnya risiko penyakit jantung dan sindrom metabolik, menurunkan kolesterol LDL “jahat.” dan berkurangnya lemak perut.

Makan alpukat juga dapat membantu memenuhi asupan kalori dan lemak tak jenuh tunggal yang disarankan per harinya, yaitu sekitar 20 persen kalori dari omega-3 dan lemak tak jenuh tunggal, 60 gram per harinya jika mengonsumsi 2.000 kalori.

Satu alpukat utuh sendiri telah memiliki hampir 20 gram lemak tak jenuh tunggal. Jadi, kita masih bisa memakan satu alpukat utuh bersama roti panggang untuk sarapan, yang sudah memenuhi sepertiga dari asupan lemak harian.

Namun, ingatlah untuk tetap menyeimbangkan kadar lemak per harinya ya.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”