Juli 4, 2020

Cara Jitu Meredakan Sakit Gigi dengan Sejuta Manfaat Cengkeh

IDWARTA.com –¬†Setiap orang pasti pernah mengalami betapa sakit gigi itu sangat menyiksa sekali. Bahkan ada sebagian orang yang mengatakan lebih baik sakit hati daripada sakit gigi. Karena ya itu, sakit gigi rasanya sangat menyiksa, untuk memakan pun tidak enak. Tetapi jangan khawatir, sebenarnya ada banyak sekali cara alami yang ampuh untuk mengobati sakit gigi misalnya seperti minyak cengkeh.

Cengkeh merupakan tangkai bunga yang kering keturunan dari keluarga pohon Myraceae. Kandungan senyawa aktif yang bernama eugenol yang terdapat pada tangkai cengkeh berfungsi sebagai obat bius alami.

Senyawa aktif eugenol bersifat sebagai antiradang yang cukup efektif untuk mengatasi gusi bengkak serta meredakan iritasi pada bagian gigi yang sedang bermasalah. Eugenol juga bekerja membantu mengurasi rasa nyeri akibat sakit gigi.

Pada sebuah penelitian dalam Journal of Dentistry mengatakan bahwa minyak cengkeh bisa sebagai pengganti obat benzocaine untuk mengatasi nyeri ringan. Benzocaine sendiri merupakan obat bius lokal yang bekerja untuk menghambat sinyal saraf dalam tubuh.

Tidak Semua Orang Dapat Menggunakan Minyak Cengkeh

Meskipun digunakan sebagai obat alami sakit gigi, namun minyak cengkeh ini tidak bisa digunakan oleh sembarangan orang. Khususnya bagi anda yang memiliki alergi terhadap cengkeh atau mungkin bahan herbal lainnya karena dapat menyebabkan reaksi yang berbahaya.

Selain itu, bagi anda yang memiliki kelainan darah juga tidak dianjurkan untuk mencoba minyak cengkeh ini. Karena kandungan senyawa aktif eugenol pada minyak cengkeh dapat menghambat proses pembekuan darah dalam tubuh.

Dianjurkan bagi anda yang mempunyai riwayat penyakit kronis sebelum menggunakan minyak cengkeh untuk mengobati sakit gigi, lebih baik berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu. Berlaku juga bagi anak-anak, ibu hamil, lansia dan mereka yang mempunyai sistem imun lemah terhadap penyakit tertentu.

 

Efek Samping Minyak Cengkeh

Penggunaan minyak cengkeh sebaiknya dengan cara dioles ke bagian gigi yang sakit. Jangan membiarkan sisa minyak cengkeh menetes ke lidah atau gusi yang sensitif dan jangan sampai menelannya. Karena ada beberapa efek samping jika menelan minyak cengkeh tersebut, antara lain :

1. Sakit tenggorokan
2. Sariawan
3. Rasa terbakar pada mulut yang bisa menjalar ke hidung dan tenggorokan
4. Sakit perut
5. Mual dan muntah
6. Sakit kepala dan pusing
7. Sesak nafas
8. Diare
9. Susah buang air kecil

Sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa menggunakan minyak cengkeh dapat menyebabkan kerusakan hati, penebalan dan pengerasan jaringan pada kerongkongan dan perut. Bahkan pada suatu kasus yang parah minyak cengkeh dapat mengakibatkan gangguan ginjal dan luka pada lambung.

Karena efek samping pada minyak cengkeh ini cukup serius, maka disarankan agar supaya lebih berhati-hati dalam menggunakannya. Jika tidak berhati-hati dan sembarangan menggunakan minyak cengkeh ini akan dapat memperparah keadaan yang sedang dialami.

Cara Yang Aman Menggunakan Minyak Cengkeh

Menggunakan minyak cengkeh sebagai obat alami sakit gigi bisa dilakukan dengan banyak cara. Tetapi untuk lebih amannya, gunakan dengan cara campurkan dua tetes minyak cengkeh dengan satu sendok teh minyak kelapa atau bisa juga dengan minyak zaitun. Lalu celupkan kapas dan tempelkan pada gigi yang sakit. Kompres hingga rasa sakit mereda.

Bila tidak memiliki minyak cengkeh, bisa juga menggunakan cengkeh utuh atau cengkeh bubuk, tahan pada bagian gigi yang sakit. Lalu kumur untuk membersihkan sisa-sisa cengkeh yang mungkin masih menempel pada gigi.

Minyak cengkeh disini hanya berfungsi untuk membantu meredakan rasa sakit gigi. Anda bisa mengobati sakit gigi dengan tuntas jika sudah tahu apa penyebabnya. Jadi cara yang paling baik untuk mengobati sakit gigi yaitu dengan memeriksakan ke dokter gigi.

Karena jika penyebab sakit gigi sudah diketahui misalnya seperti infeksi pada gigi, mungkin dokter dapat membersihkan gigi yang berlubang atau mungkin akan menambalnya. Dan diberikan obat antibiotik sesuai dengan kondisinya.

JADILAH YANG PERTAMA BERKOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*