IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

Desember 1, 2022

idwarta.com – Amerika Serikat (AS) dan sekutunya akan menghancurkan pasukan dan peralatan Rusia di Ukraina serta menenggelamkan armada Laut Hitamnya jika Presiden Vladimir Putin menggunakan senjata nuklir di negara itu.

Hal itu diungkapkan mantan direktur CIA dan pensiunan jenderal militer bintang empat David Petraeus, Minggu (2/10/2022).

Petreaus mengatakan bahwa dia belum berbicara dengan penasihat keamanan nasional Jake Sullivan tentang kemungkinan tanggapan AS terhadap eskalasi nuklir dari Rusia, yang menurut pejabat pemerintah telah berulang kali dikomunikasikan ke Moskow.

“Hanya untuk memberi Anda hipotesis, kami akan merespons dengan memimpin upaya NATO – kolektif – yang akan mengalahkan setiap kekuatan konvensional Rusia yang dapat kami lihat dan identifikasi di medan perang di Ukraina dan juga di Krimea dan setiap kapal di Laut Hitam,” katanya kepada ABC News sebagaimana dikutip The Guardian.

Peringatan itu muncul beberapa hari setelah Putin menyatakan pandangan yang banyak ditafsirkan sebagai ancaman perang yang lebih besar antara Rusia dan Barat.

Ditanya apakah penggunaan senjata nuklir oleh Rusia di Ukraina akan membawa AS dan NATO ke dalam perang, Petreaus mengatakan bahwa itu tidak akan menjadi situasi yang memicu Pasal 5 aliansi, yang menyerukan pertahanan kolektif. Itu karena Ukraina bukan bagian dari NATO – namun, “tanggapan AS dan NATO” akan dilakukan, kata Petreaus.

Petreaus mengakui bahwa kemungkinan radiasi akan meluas ke negara-negara NATO di bawah payung Pasal 5 mungkin dapat ditafsirkan sebagai serangan terhadap anggota NATO.

“Mungkin Anda bisa membuat kasus itu,” katanya. “Kasus lainnya adalah bahwa ini sangat mengerikan sehingga harus ada tanggapan. Itu tidak bisa dibiarkan begitu saja.”

“Anda tidak ingin, sekali lagi, terlibat dalam eskalasi nuklir di sini. Tetapi Anda harus menunjukkan bahwa ini tidak dapat diterima dengan cara apapun.”

Dengan tekanan yang meningkat pada Putin setelah keuntungan Ukraina di timur negara itu Petreus mengatakan pemimpin Moskow “putus asa”.

“Realitas medan perang yang dia hadapi, menurut saya, tidak dapat diubah,” katanya.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cnbcindonesia.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”