IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

Desember 1, 2022

idwarta.com – – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melejit. Namanya berhasil menembus posisi keempat sebagai calon presiden (capres) yang paling banyak dipilih oleh generasi centennial atau gen Z.

Merujuk pada survei Litbang Kompas yang rilis pada Rabu (26/10/2022) kemarin, Emil, sapaan akrabnya, meraup suara 10,4 persen dari gen Z. Angka ini naik dari suara sebelumnya sebesar 6,3 persen.

Sementara, urutan pertama yang paling diduduki Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang memperoleh dukungan dari 28,1 persen dari gen Z.

Kemudian, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berada di urutan kedua dengan suara 16,6 persen, dan Anies Baswedan 13,3 persen.

Selain para gubernur dan Menteri Pertahanan itu, nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga menembus lima besar capres pilihan gen Z.

Menantu Hendropriyono ini meraup suara 3,8 persen, diikuti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (2,4 persen), dan Menteri Sosial Tri Rismaharini (2,1 persen.

Sementara, sebagai calon wakil presiden (cawapres) Ridwan Kamil menduduki posisi tertinggi. Ia mendapatkan suara sebesar 15,9 persen dari generasi Z.

Perolehan ini melebihi rata-rata keterpilihan secara umum 11,5 persen. Dengan demikian, mayoritas suara gen Z mengalir ke Emil.

Setelah Emil, Sandiaga Uno menduduki posisi kedua dengan suara 10 persen, Anies Baswedan 9,7 persen, Ketua Umum Partai Demokrat agus Harimurti Yudhoyono 3,8 persen.

Kemudian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir 2,9 persen, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini 2,9 persen.

Menurut Litbang Kompas, faktor Emil meraup banyak suara sebagai cawapres karena ia dianggap sebagai pribadi sederhana dan merakyat. Sebanyak 34,8 persen responden memandang demikian.

Rebut suara Prabowo di Jawa Barat

Selain moncer di kalangan gen Z, temuan survei Litbang Kompas juga mengungkap Emil berhasil merebut hati masyarakat Jawa Barat dari Prabowo Subianto terkait pemilihan presiden.

Padahal, selama dua kali Pilpres berturut-turut, yakni 2014 dan 2019, Jawa Barat menjadi salah satu basis pendukung Prabowo Subianto.

Tidak hanya di Jawa Barat, posisi Prabowo di sejumlah wilayah juga mulai ‘terancam’. Di Maluku-Papua, misalnya, mulai dibayangi Ganjar Pranowo.

Di Sumatera Barat, salah satu basis pendukung Prabowo sebelumnya, mulai diimbangi mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Emil santai

Meski dianggap sebagai sosok penentu jalannya Pilpres 2024, Emil tetap santai. Menurut dia, pihak yang menentukan arah Pilpres 2024 adalah Tuhan.

Kendati demikian, ia menyatakan bersyukur karena menjadi figur penting dalam gelaran pesta politik dua tahun mendatang.

“Yang menentukan Allah SWT. Kalau iya (penentu kemenangan) ya Alhamdulillah,” kata Emil seusai mengisi acara sumpah pemuda “Energi Pemuda untuk Masa Depan Indonesia” di Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/10/2022).

Emil mengaku tidak pernah meminta disurvei. Ia juga memandang Pilpres 2024 masih lama.

Meski demikian, Emil menyatakan tetap menerima hasil survei tentang dirinya. Ia bersyukur jika hasil survei tersebut menyatakan elektabilitasnya bagus. Ketika hasil survei buruk akan dijadikan sebagai bahan evaluasi.

“Karena ini akan terus berulang-ulang dan tentunya kita sikapi dengan sebaik-baiknya yang penting fokus, pekerja bagus, rakyat suka,” ucapnya.

Sebagai informasi, survei Litbang Kompas dilakukan pada kurun waktu 24 September hingga 7 Oktober. Survei dilakukan dengan cara wawancara secara langsung terhadap 1.200 responden di 34 provinsi.

Responden dipilih secara acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,8 persen.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”