IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

Februari 4, 2023

idwarta.com – Pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung dan stasiun di Tegalluar membuat isu rencana pemindahan Ibu Kota Jawa Barat mencuat. Rencana itu membawa dampak luas terhadap kenaikan harga tanah di wilayah tersebut.

Sejumlah penjual pun sudah membawa embel-embel Ibu Kota baru dan pembangunan Kereta Cepat. Dilansir dari Rumah.com, salah satunya adalah sebuah kavling dengan luas 75m2 dengan harga Rp 82.500.000. Jika dihitung per meter maka harganya adalah Rp 1.100.000/m2. Pengembang juga siap untuk merubah kavling tanah ini menjadi rumah jika bersedia.

“Kavling siap bangun, rumah siap huni, Rp 430 juta, 2 kamar tidur 1 kamar mandi 1 lantai. Strategis dekat Summarecon, properti dekat stasiun Tegalluar Bandung,” tulis penjual dilansir dari Lamudi.

Di Kawasan yang sama, penjual lain melego tanahnya dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp 751.000.000 untuk luas tanah 442 m2. Artinya, setiap m2 tanahnya dijual dengan harga Rp 1.699.000.

“Merupakan wilayah pengembangan, daerah rencana pembangunan stasiun kereta api cepat Bentuk tanah L,” tulis penjual dilansir Rumah.com.

Tegalluar adalah salah satu desa di kecamatan Bojongsoang. Sedangkan Bojongsoang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung, Jabar. Tegalluar memiliki luas wilayah 736 hektare, berpenduduk 14 ribu jiwa. Desa Tegalluar berbatasan dengan Tol Padalarang-Cileunyi dan Kota Bandung di bagian utara.

Soal pemindahan ibu kota Jabar ke Tegalluar diungkapkan oleh Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi usai acara peninjauan di Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dihadiri Presiden Joko Widodo bersama jajaran menterinya.

“Dengan adanya rencana Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi bahkan Pak Gubernur Jabar (Ridwan Kamil) menyampaikan ini (Tegalluar) menjadi satu opsi yang besar kemungkinannya untuk menjadi ibu kota provinsi Jawa Barat. Tinggal mendorong dukungan politik,” katanya kepada wartawan, Kamis (13/10/2022).

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan Ibu Kota Jabar tetap di Bandung dan menepis isu pemindahan Ibu Kota Jabar ke Tegalluar, Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Ia menegaskan, yang berpindah bukanlah ibu kota provinsi, melainkan pusat pemerintahan yang akan disatukan dengan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Tegalluar, Kabupaten Bandung. Namun itupun baru pada tahap wacana.

“Bukan pemindahan ibu kota, tapi wacana penyatuan pusat pemerintahan. Jadi jangan pakai sebutan ibu kota karena itu jelas berbeda,” kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (15/10/2022).

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cnbcindonesia.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”