Juli 10, 2020

Semua yang kamu perlu tahu tentang asuransi mobil kendaraan pribadi!

Pengertian asuransi mobil kendaraan. Apa saja jenis-jenis asuransi mobil. Apa saja perluasan asuransi mobil. Bagaimana cara mudah hitung premi asuransi mobil. Bagaimana cara agar bisa klaim asuransi mobil. Bagaimana cara agar bisa mengambil asuransi mobil terbaik dan termurah.

 

Semua yang diuraikan di sini adalah spesifik untuk asuransi mobil untuk penggunaan pribadi (bukan untuk tujuan komersil, ataupun jenis mobil yang bukan untuk penggunaan sehari-hari -truk, pickup, dll)

 

Pengertian Asuransi Mobil

Ingin Tahu Asuransi Mobil Kendaraan

Asuransi mobil adalah jenis asuransi yang mengalihkan kemungkinan resiko yang terjadi ke perusahaan asuransi. Misalnya, resiko mobil hilang, mobil lecet, kecelakaan, dll.

 

Secara resmi jenis asuransi yang dikenal itu sebenarnya asuransi kendaraan bermotor. Asuransi kendaraan bermotor sendiri ada 2 jenis: asuransi sepeda motor dan asuransi mobil. Untuk asuransi mobil sendiri masih dipecah lagi sesuai penggunaannya: komersil dan pribadi. Perbedaannya di tarif (rate) nya.

 

Perlu diketahui bahwa asuransi mobil ini sudah diatur dengan sangat jelas oleh OJK. Mulai dari aturan harga premi (dan perluasannya), apa saja perluasan standar yang bisa dipilih, bahkan sampai dengan perhitungan komisi antara perusahaan asuransi dengan partnernya.

 

Jenis Asuransi Mobil

 

Secara jenis produk, ada 2 kategori asuransi mobil, yaitu:

 

1. Komprehensif (“All Risk”)

 

Ini adalah jenis kategori produk asuransi mobil yang melindungi resiko mobil mengalami kerusakan sekecil apapun sampai dengan rusak total ataupun hilang -sesuai syarat dan ketentuan dari masing-masing perusahaan asuransi. Dulunya, kategori asuransi ini disebut “All Risk”. Tapi kemudian pemerintah mengubah istilah ini, karena tidak sesuai dengan terjemahan harafiahnya “Semua Resiko”.

 

2. TLO (Total Loss Only)

 

Ini adalah jenis asuransi mobil yang hanya melindungi resiko kerusakan mobil minimal 75% atau hilang -tentunya sesuai syarat dan ketentuan dari masing-masing perusahaan asuransi juga.

 

Perluasan Asuransi Mobil

 

Perluasan ini istilah resmi. Gampangnya bayangin aja istilah perluasan ini seperti “add on”, ataupun “topping”.

Secara default, asuransi mobil sudah melindungi resiko yang diakibatkan oleh kecelakaan. Bagaimana jika ada kerusakan yang diakibatkan oleh penyebab selain kecelakaan? Nah ini bergantung pada masing-masing sebab. Misal: karena banjir, gempa, huru-hara, angin topan, dll.

 

Asuransi mobil paling basic (ini sama untuk semua perusahaan asuransi), belum melindungi resiko kerusakan akibat hal-hal tersebut. Agar bisa dilindungi, Anda harus menambahkan perluasan (“add on”) masing-masing resiko tersebut. Tentunya tiap penambahan perluasan ini akan menambah harga premi asuransi mobil tersebut. (Di bawah nanti dijelaskan detailnya).

 

Inilah 4 tambahan/perluasan yang bisa ditambahkan di dalam sebuah produk asuransi mobil:

 

  • Perlindungan resiko Gempa Bumi, Tsunami
  • Perlindungan resiko Banjir, Angin Topan, Angin Ribut
  • Perlindungan resiko Kerusuhan dan Huru-hara
  • Perlindungan resiko Terorisme dan Sabotase
  • Selain perluasan standar di atas, masih ada 3 perluasan standar lain:

 

TPL (Third Party Liability) / TJHPK (Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga): Pengertian gampangnya begini. Ketika Anda mengalami kecelakaan dengan kendaraan lain, bisa jadi pemilik kendaraan tersebut juga mengalami kerusakan dan meminta ganti rugi.

 

Nah jika Anda menambahkan perluasan TPL ini, biaya ganti rugi tersebut akan diganti oleh perusahaan asuransi. Tentunya ada nilai maksimumnya, yaitu Rp 50 juta. Nilai maksimum ini bisa kita tentukan sendiri saat membeli asuransi mobil.(Lihat bagian perhitungan premi asuransi mobil).

 

Kecelakaan Pengemudi: Dengan perluasan ini, maka jika pengemudi mengalami kecelakaan diri saat kecelakaan mobil, ia akan mendapatkan ganti rugi. Nilai maksimumnya Rp 10 juta. Nilai maksimum ini bisa kita tentukan sendiri saat membeli asuransi mobil.

 

Kecelakaan Penumpang: Dengan perluasan ini, maka jika penumpang di mobil mengalami kecelakaan diri saat mobil kecelakaan, masing-masing penumpang akan mendapatkan ganti rugi.

 

Maksimum jumlah penumpang yang dapat dilindungi adalah 4 orang (untuk asuransi mobil kendaraan pribadi). Jumlah penumpang yang dilindungi dapat kita tentukan sendiri saat membeli asuransi mobil. Selain itu nilai ganti rugi per penumpang juga dapat kita tentukan sendiri dengan batas maksimum masing-masing Rp 10juta.

JADILAH YANG PERTAMA BERKOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*