Juli 14, 2020

Inilah Strategi Pemasaran Produk Kerajinan

IDWARTA.com –¬†Didalam melakukan sebuah transaksi apapun produk yang dijual pasti selalu ada yang namanya tawar menawar barang antara penjual dan pembeli. Biasanya calon pembeli akan menawar dengan harga yang lebih murah dan menurutnya lebih sesuai dari pada harga yang di banderol. Dalam hal ini penjual atau karyawan akan kesulitan menolak dan menghadapi pembeli yang seperti ini.

Apalagi anda yang bekerja sebagai karyawan pada sebuah perusahaan. Mempunyai ide-ide dan ingin menyampaikan kepada atasan namun atasannya tidak terbuka dan tidak kepada karyawan. Bisa jadi ide yang akan anda belum tentu di terima dan ditolak dengan berbagai macam alasan.

Nah, pertanyaannya disini bagaiamana jika anda bekerja sebagai sales dalam sebuah perusahaan dan harus berkeliling dari tempat satu ke tempat yang lain menawarkan sebuah produknya. Salah satu yang pasti menjadi kendalanya yaitu penolakan terhadap produk yang anda tawarkan.

Tetapi jangan khawatir, untuk mengatasi penolakan terhadap produk yang anda tawarkan agar bisa diterima oleh konsumen ada beberapa tips penting. Mari kita simak tips penting yang perlu anda ketahui agar bisa mendapatkan konsumen dan produk kerajinan yang anda pasarkan bisa diterima oleh konsumen.

Inilah strategi pemasaran produk kerajinan

 

1. Pengetahuan terhadap produk

Sebelum memasarkan produk kerajinan kepada calon konsumen, anda harus terlebih dahulu menguasai pengetahuan terhadap produk tersebut. Yang terpenting yaitu anda harus mengetahuai apa kekurangan dan kelebihan dari produk kerajinan yang akan ditawarkan tersebut.

Jika anda sudah menguasai hal ini, anda bisa memasarkan produk kerajinan dengan mudah dan akan mudah juga untuk mendapatkan konsumen.

2. Kondisi barang yang dipasarkan

Sebagai seorang konsumen, jika membeli suatu barang pasti yang diinginkan yaitu kondisi barang yang masih terjaga dengan baik, masih utuh dan tidak cacat fisik ataupun bentuknya. Tidak mungkin anda menjual barang yang kondisinya rusak dan memiliki kecacatan bentuk. Jika seperti ini sama saja anda berbohong kepada konsumen.

Sama halnya jika anda membuka bisnis kuliner, tidak mungkin kan anda menjual makanan yang tidak layak di konsumsi atau basi. Itu sama saja mematikan pasaran dan mungkin tidak akan laku. Jadi lebih baik bicara jujur terhadap konsumen dan berjualan dengan barang dalam kondisi masih baik, utuh, rapi dan layak untuk dijual. Dan pastikan produk tersebut masih dalam jangka waktu pemakaian yang telah ditetapkan.

3. Mengetahui kebutuhan konsumen

Kebutuhan Konsumen

Mengetahui kebutuhan dan latar belakang konsumen itu sangat penting bagi anda sebagai penjual. Misalkan seperti anda menjual produk dengan harga ratusan ribu tetapi anda memasarkannya pada mereka yang memiliki penghasilan di bawah harga yang anda targetkan tersebut. Bisa jadi mereka akan menolak atau mungkin akan menawar produk yang anda pasarkan tersebut dibawah harga yang telah di tetapkan.

4. Memasarkan produk tepat pada waktunya

Dalam memasarkan sebuah produk anda juga harus tahu kapan waktu yang tepat. Maksudnya yaitu disini anda tidak mungkin menjual produk yang jangka pemakaiannya sudah habis atau tidak mungkin juga menjual produk yang sudah tidak beredar dipasaran. Jika anda tetap menjualnya ini berarti produk tersebut gagal di pemasaran.

5. Memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen

Memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen itu penting untuk dilakukan. Terutama dalam hal mempromosikan sebuah produk. Ketika berbicara dengan konsumen gunakan bahasa yang sopan dan tutur kata yang baik. Bahasa yang mudah dimengerti oleh konsumen dan tidak berbelit-belit.

Selain itu, penjelasan mengenai produk dari awal teknik packing hingga penggunaannya juga sampaikan dengan baik kepada konsumen. Karena itu sangat penting dan bisa menjadi daya tarik konsumen untuk membeli produk yang anda pasarkan tersebut.

6. Memberikan garansi kepada konsumen

Penting bagi anda sebagai penjual memberikan garansi kepada konsumen yang telah membeli barang. Maka sebelum melakukan transaksi jual beli anda dan pembeli harus bersepakat terlebih dahulu apabila barang yang diterima tidak sesuai dengan yang dipesan ini bisa diberikan garansi.

Misalnya saja barang yang diterima tidak sesuai dengan yang konsumen pesan. Atau mungkin ukuran barangnya tidak sama terlalu kecil dari ukuran barang yang dipesan sehingga tidak sesuai dengan keinginan konsumen.

Sebelum memutuskan menjadi sales pemasaran produk. Alangkah baiknya anda mengetahui apa saja strategi dari pemasaran tersebut. Supaya lebih mudah untuk melakukannya. Semoga bermanfaat.

JADILAH YANG PERTAMA BERKOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*