IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

Februari 3, 2023

idwarta.comJuru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. M Syahril menyebutkan bahwa pemerintah akan menambah jumlah Rumah Sakit (RS) rujukan bagi pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgGAPA). Sebelumnya, Kemenkes hanya menunjuk 14 RS rujukan dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta (RSCM) sebagai rujukan nasional untuk menangani kasus gagal ginjal ini.

“Dari 14 (RS rujukan) ini, tentu saja kita akan menambah sesuai dengan ibukota-ibukota provinsi yang memang mempunyai kemampuan, baik dokternya dan juga alat untuk hemodialisanya,” sebut dr. Syahril dalam konferensi pers daring, Selasa (25/10/2022).

Berikut daftar 14 RS rujukan untuk menangani kasus gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak.

1. RSUP Dr Cipto MangunKusumo

2. RSUD Dr Soetomo

3. RSUP Dr Kariadi Semarang

4. RSUP Dr Sardjito

5. RSUP Prof Ngoerah

6. RSUP H Adam Malik

7. RSUD Saiful Anwar Malang

8. RSUP Hasan Sadikin

9. RSAB Harapan Kita

10. RSUD Dr Zainoel Abidin Banda Aceh

11. RSUP Dr M Djamil

12. RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar

13. RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang

14. RSUP Prof Dr RD Kandou

Selain itu, dr. Syahril mengatakan, hingga Senin (24/10/2022), Kemenkes telah mencatat 255 kasus gagal ginjal akut progresif atipikal dari 26 provinsi dengan 143 pasien dinyatakan meninggal. Angka kematian tersebut menyentuh angka 56 persen.

“Dari data ini, ada penambahan 10 kasus dan 2 kasus kematian. Namun, 10 kasus dan 2 kematian ini adalah kasus yang lama (dan) terlambat dilaporkan yang terjadi pada September dan awal Oktober 2022,” sebut dr. Syahril dalam konferensi pers yang sama.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cnbcindonesia.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”