IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

Februari 7, 2023

idwarta.com – Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) tengah meneliti puluhan obat sirup yang dikonsumsi pasien gangguan ginjal akut misterius (acute kidney injury/AKI).

Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, obat-obatan tersebut didapat dari rumah pasien.

Budi Gunadi juga mengatakan, pihaknya sudah mendatangi 156 rumah dari 241 pasien.

“Kita datangi semua rumah-rumah tersebut. Dari 241 (pasien), kita sudah datang ke 156. Dari 156 itu kita sudah menemukan obat-obat yang ada di lemari keluarga ini yang jenisnya sirup,” kata Budi Gunadi dalam konferensi pers di kantor Kemenkes, Jakarta, Jumat (21/10/2022).

Budi Gunadi mengungkapkan, obat-obat tersebut tengah diteliti bersama BPOM menyusul adanya dugaan cemaran etilen glikol.

Ia juga berencana akan membuka jenis obat sirup yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Kami melapor (ke presiden) dan Pak Presiden bilang, ‘Pak Menkes dibuka saja biar tenang masyarakat’. Dan kita (akan) lakukan transparansi ke publik,” katanya.

Hal ini disebut juga sudah didiskusikan bersama Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), ahli farmakologi, hingga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“BPOM nanti akan lihat dari sekian ribu atau sekian puluh ribu ini obat-obatan sirup, mana yang tidak ada polietilen glikol-nya. Itu nanti akan dibuka. Jadi harapan weekend ini, ya,” ujar Budi Gunadi.

Sebelumnya, Kemenkes sempat menyebut perihal daftar 91 obat sirup yang diperiksa bersama BPOM.

Namun, belakangan daftar tersebut dikatakan masih diteliti lebih lanjut karena beberapa dikatakan tercatat lebih dari satu kali.

Berikut ini daftar 91 obat-obatan sirup yang tengah diteliti:

  1. Afibramol
  2. Alerfed Syrup
  3. Ambroxol syr
  4. Amoksisilin
  5. Amoxan
  6. Amoxicilin
  7. Anacetine syrup
  8. Anacetine DOEN
  9. Apialys Syrup
  10. Azithromycin Syrup
  11. Baby cough
  12. Camivita
  13. Caviplex
  14. Cazetin
  15. Cefacef Syrup
  16. Cefspan Syrup
  17. Cetirizin
  18. Colfin Syrup
  19. Cupanol Syrup
  20. Curbexon Syrup
  21. Curviplex Syrup
  22. Depakene
  23. Devosix drop 15 ml
  24. Dextaco Syrup
  25. Domperidon Syrup
  26. Disudrin-ped
  27. Elkana Syrup
  28. Eritromisin
  29. Etamox Syrup
  30. Fartolin Syrup
  31. Ferro K
  32. Hecosan
  33. Hufabetamin
  34. Hufagrip
  35. Hufamag Plus Syrup
  36. Ibuprofen
  37. Ifarsyl Plus
  38. Imunped Drop
  39. Interzinc
  40. Itamol Syrup
  41. Klinik Tazkia: Paracetamol Syrup
  42. Metronidazole Syrup
  43. Mucos Drop
  44. Novachlor Syrup
  45. Nytex
  46. OBH Ane Konidin
  47. Omedom Syrup
  48. Omemox
  49. Pacdin Cough Syrup
  50. Pamol
  51. Paracetamol
  52. Paracetamol
  53. Paracetamol Drop
  54. Paracetamol Drop
  55. Paracetamol Syrup
  56. Paraflu Syrup
  57. Praxion Syrup
  58. Profilas Syrup
  59. Proris
  60. Proris Hijau
  61. Psidii Syrup
  62. Ranivel Syrup
  63. Rhelafen
  64. Rhinofed
  65. Rhinos Junior Syrup
  66. Rhinos Neo Drop
  67. Rosidon
  68. RSKM : Paracetamol Syrup
  69. Sanmol Syrup
  70. Sanprima
  71. Sucralfate
  72. Tempra
  73. Tremenza Syrup
  74. UNIBEBI Cough Syrup
  75. Unibeby drop
  76. Vesperum
  77. Vesperum drop 15 ml
  78. Vestein (Erdostein)
  79. Vometa
  80. Yusimox
  81. Zenichlor Syrup
  82. Zinc Drop
  83. Zinc Syrup
  84. Zincpro Syrup
  85. Zibramax
  86. Asam Valproat Sirup
  87. Carsida
  88. Hufabethamine
  89. Renalit
  90. Hufallerzine
  91. Hufagrip

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”