Juli 14, 2020

Ketahuilah Apa Saja Kelemahan Virus Corona

IDWARTA.com – Covid -19 atau yang lebih dikenal dengan Virus Corona yang saat ini sedang merebak di beberapa Negara, ternyata mempunyai kelemahan. Sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk meminimalisir risiko terinfeksi virus yang mematikan ini dan bisa mencegah penularannya.

Pasalnya penyebaran Virus Corona ini tergolong sangat cepat dan juga belum ditemukan vaksin atau obat yang tepat untuk mengatasi Virus Corona ini. Sehingga banyak orang yang khawatir dengan kondisi seperti ini. Namun hingga saat ini peneliti, ilmuwan dan juga petugas kesehatan telah menyusun beberapa cara untuk mencegah penularan melalui beberapa kelemahan Virus Corona.

Apa saja kelemahan Virus Corona, mari kita simak penjelasannya dibawah ini.

Ketahuilah Apa Saja Kelemahan Virus Corona

1. Daya tahan tubuh yang baik

Gejala yang ditimbulkan akibat dari infeksi Virus Corona ini ada beberapa tingkat mulai dari yang ringan hingga yang parah. Pasien yang terinfeksi Virus Corona dengan gejala yang ringan bisa sembuh dengan sendirinya apabila daya tahan tubuhnya baik.

Dalam sebuah penelitian di Australia menyatakan bahwa daya tahan tubuh yang baik merupakan salah satu kelemahan dari Virus Corona. Penelitian tersebut melihat beberapa perkembangan kadar antibodi dari seorang pasien yang berusia 47 tahun dengan gejala ringan hingga yang sedang.

Kondisi dari seorang pasien tersebut sehat dalam arti tidak memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, dan lain sebagainya, hanya terinfeksi oleh Virus Corona saja. Pada hari ke 7-9 setelah gejala virus Corona muncul pertama kali, sejumlah antibodi mulai terbentuk di tubuh pasien.

Kondisi tersebut menjadi pertanda baik bahwa tubuh sedang mengeluarkan senjata untuk melawan virus Corona yang mematikan itu. Sehingga kondisi pasien berangsur membaik beberapa hari setelah antibodi terbentuk.

Tetapi, masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut untuk menangani kasus dalam skala yang lebih besar untuk mengetahui penanganan antibodi terhadap virus Corona. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa, masyarakat harus selalu menjaga daya tahan tubuh dengan cara menerapkan pola hidup yang sehat.

2. Lebih sering mencuci tangan dengan sabun

Semenjak mewabahnya virus Corona di berbagai penjuru dunia, semua masyarakat dianjurkan untuk sering mencuci tangan dengan sabun. Pasalnya virus tersebut bisa hancur dan mati jika terkena sabun.

Virus Corona terdiri dari tiga bagian yang tersusun dari DNA atau RNA yang merupakan inti dari virus, protein menjadi bahan baku untuk virus memperbanyak diri dan lapisan lemak sebagai pelindung luar.

Ketiga rangkaian tersebut sebenarnya tidak terikat kuat antara satu dengan yang lain, sehingga apabila lapisan lemak hancur akibat terkena sabun maka virus juga akan ikut hancur dan mati.

Sehingga sangat digencarkan himbauan mencuci tangan kepada masyarakat karena itu sabagai salah satu cara yang efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jadi kemungkinan virus akan tertular dari tangan ke tangan dan masuk ke tubuh akan berkurang.

Rajinlah dan lakukan gerakanĀ  mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar dan air mengalir selama 20 detik untuk mencegah penularan virus Corona.

3. Bisa hancur dengan bahan disinfektan

Virus Corona terdiri dari beberapa jenis, misalnya seperti yang menyebabkan SARS dan MERS. Tetapi yang menjadi penyebab Covid-19 merupakan jenis virus Corona yang baru ditemukan.

Tetapi hingga saat ini diketahui bahwa keluarga Coronavirus mempunyai karakter yang hampir sama. Jika dihadapkan dengan bahan disinfektan mereka akan lemah dan hancur.

Dari hasil penelitian, virus Corona yang menyebabkan SARS dan MERS dapat bertahan hidup pada permukaan benda seperti kaca dan plastik dalam beberapa hari. Tetapi hingga kini belum ada penelitian mengenai ketahanan virus penyebab Covid-19 di permukaan. Namun diduga hasilnya tidak jauh berbeda dengan jenis virus Corona sebelumnya.

Virus Corona dianggap tidak bisa bertahan dengan bahan disinfektan seperti alkohol dengan kadar 60-70 persen, hidrogen peroksida dengan kadar 0,5 persen dan sodium hipoklorit 0,1 persen dalam waktu satu menit.

Sehingga masyarakat dianjurkan untuk membersihkan permukaan yang sering disentuh oleh tangan seperti gagang pintu, meja dan lain sebagainya menggunakan cairan disinfektan sebagai cara untuk mencegah penyebaran virus Corona.

4. Lemah pada suhu panas

Memang belum ada penelitian mengenai virus Corona penyebab Covid-19 yang lemah terhadap suhu panas. Akan tetapi virus Corona penyebab SARS, telah terbukti lemah pada suhu panas. Berdasarkan data yang diterbitkan oleh WHO, virus penyebab SARS dapat terbunuh pada suhu 56 derajat celcius.

5. Tidak bertahan lama pada permukaan

Walaupun virus Corona dapat bertahan beberapa hari di permukaan, tetapi seiring dengan berjalannya waktu virus tersebut tidak cukup kuat untuk menyebabkan infeksi. Sehingga WHO dan Kemenkes tidak melarang pengiriman paket antar negara. Karena risiko penularan melalui media pengiriman paket cukup rendah.

Beberapa kelemahan virus Corona ini harus diketahui oleh banyak masyarakat sebagai salah satu upaya pencegahan virus Covid-19. Sangat diharapkan kita bersama-sama untuk memerangi dan jangan dianggap remeh penyebaran virus Corona ini.

JADILAH YANG PERTAMA BERKOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*