IDWARTA

Media Informasi Uda Gitu Aja

November 27, 2022

idwarta.com – Berikut rekam jejak politik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kini diusung Partai NasDem jadi calon presiden di Pilpres 2024.

Deklarasi nama Anies Baswedan sebagai capres 2024 digelar di Kantor DPP NasDem, Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).

Partai NasDem resmi mengusung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan jadi calon presiden pada Pilpres 2024.

“NasDem mencari yang terbaik dari yang terbaik, NasDem akhirnya melihat sosok Anies Baswedan . Kami mempunyai keyakinan dalam prespektif dalam secara makro dan mikro sejalan dengan apa yang kami (NasDem) yakini.”

“Kami menitipkan bangsa Indonesia jika Anies Baswedan terpilih, pimpinlah banga indonesia menjadi bangsa yang lebih bermartabat, bangsa yang mampu membentuk karakter.”

“Kami meminta saudara untuk mengawal pencalonan partai Nasdem terhadap Anies Baswedan,” kata Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dalam tayangan Breaking News KompasTv, Senin (3/10/2022).

Karier Politik Anies Baswedan

Dikutip dari TribunnewsWiki, Anies Baswedan resmi terjun di dunia politik pada 2013.

Anies Baswedan kala itu maju sebagai peserta konvensi Capres Partai Demokrat.

Konvensi capres Demokrat diadakan untuk menentukan siapa yang diusung oleh Partai Demorkat dalam Pilpres 2014.

Namun pada akhirnya Partai Demokrat tidak mengusung calon presiden pada Pilpres 2014.

Anies Baswedan kemudian beralih ke kubu kemenangan Capres Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Dalam tim tersebut, Anies Baswedan didaulat sebagai juru bicara tim pemenangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Joko Widodo dan Jusuf Kalla kemudian terpilih sebagai presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2014.

Anies Baswedan pun kemudian ditunjuk oleh Jokowi sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Meski banyak prestasi yang ditoreh Anies, ia akhirnya dicopot oleh Presiden Joko Widodo sebagai Mendikbud.

Anies Baswedan kemudian digantikan oleh Muhadjir Effendy pada pertengahan 2016.

Pada Pilkada DKI Jakarta 2017, nama Anies Baswedan diusung sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Ia ditunjuk dan dipasangkan dengan Sandiaga Uno oleh Partai Gerindra.

Anies Baswedan terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah putaran kedua.

Ia berhasil mengalahkan pasangan Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Pada putaran kedua tersebut, Anies Baswedan mendapat suara sebesar 57,96 persen sedangkan Ahok-Djarot hanya memperoleh 42,04 persen suara.

Dikutip dari ppid.jakarta.go.id , Anies Baswedan terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta pada periode 2017 – 2022.

Jabatan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta diketahui akan berakhir pada 16 Oktober 2022 mendatang.

Pada Juni lalu nama Anies diumumkan menjadi kandidat capres dari Partai NasDem .

Dia menjadi kandidat bersama dua nama lainnya yang juga diusung NasDem.

Yakni Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa; dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dari tiga nama tersebut mengerucut hingga akhirnya NasDem mempercayakan sosok Anies Baswedan jadi capres di Pilpres 2024 mendatang.

(Tribunnews.com/Milanii Resti) (TribunnewsWiki.com/Widi Pradana Riswan)

Rekam Jejak Anies Baswedan yang Digadang Jadi Capres Partai NasDem, Pernah Kalah Konvensi Demokrat

Privacy Policy

We do not collect identifiable data about you if you are viewing from the EU countries.For more information about our privacy policy, click here

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website tribunnews.com. Situs https://idwarta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://idwarta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”