Monumen Simpang Lima Gumul Kediri
Wisata

Wisata Bersejarah Simpang Lima Gumul Kediri

IDWARTA.com – Simpang Lima Gumul atau biasa disebut SLG, merupakan sebuah monumen yang berada di simpang lima jalan antara Kediri, Pesantren/ Wates, Gurah, Pagu dan Pare. Simpang Lima Gumul merupakan tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi di kota kediri. Selain itu, simpang lima gumul ini juga sebagai sumber penghasilan masyarakat setempat yang menjajakan dagangannya di sekitar monumen simpang lima ini,

Tempat Wisata Simpang Lima Gumul Kediri

Simpang Lima Gumul memiliki luas tanah tanah keseluruhan yaitu 37 hektar. Yang mana tingginya mencapai 25 meter dengan luas bangunan mencapai 804 m2. Tinggi dan luas monumen simpang lima gumul melambangkan tanggal hari jadi kabupaten Kediri yakni 25 Maret 804 Masehi.

Bangunan ini mempunyai 6 lantai dengan 3 anak tangga setinggi 3 meter dari lantai dasarnya. Pada dinding-dinding monumen simpang lima gumul terdapat lukisan relief yang menggambarkan sejarah dari kabupaten Kediri. Di setiap sudut monumen juga terdapat patung Ganesha yang mana Ganesha ini merupakan dewa yang dipuja oleh umat Hindu. Ganesha dipercaya sebagai dewa penolak bala dan pelindung.

Selain itu, di dalam gedung utama monumen Simpang Lima Gumul terdapat ruang untuk acara pertemuan dan ruang auditorium. Disana juga ada minimarket yang menjual souvenir yang menjadi ciri khas monumen ini sebagai oleh-oleh cindera mata. Sedangkan pada bagian bawah tanah ada ruangan serba guna. Pada bagian bawah tanah tersebut terdapat lorong yang menghubungkan tempat parkir ke monumen Simpang Lima Gumul.

Sejarah Simpang Lima Gumul Kediri

Pada dasarnya monumen Simpang Lima Gumul berbentuk seperti Arc de Triomphe yang berada di Paris, Perancis. Arc de Triomphe sendiri sebagai simbol untuk memperingati para pejuang yang telah gugur pada saat perang Napoleon dan revolusi Perancis. Sedangkan Simpang Lima Gumul merupakan gagasan dari Raja Jongko Joyoboyo. Yang mana beliau adalah seorang raja memiliki kekuasaan pada abab ke 12 yang mempunyai keinginan menyatukan lima wilayah yang ada di kabupaten Kediri. Bupati Kediri saat itu, bapak Sutrisno yang memiliki ide membangun monumen Simpang Lima Gumul di Desa Tugu Rejo, kecamatan Ngasem, kabupaten Kediri. Monumen ini di bangu pada tahun 2003 dan diresmikan pada tahun 2008. Sedangkan untuk biaya pembangunan diperkirakan mencpai 300 miliyar rupiah.

Keutamaan Simpang Lima Gumul Kediri

Selain letaknya yang strategis, pemerintah juga menyediakan beberapa fasilitas umum yang di Simpang Lima Gumul. Antara lain bak daerah, terminal bus antar kota, gedung serbaguna, gedung pertemuan, transportasi umum, pasar tugu, wahana Water Park Gumul Parade Island yang tentunya cukup ramai dikunjungi para pengunjung. Pasar Tugu yang berasal dari Alkata “Setu Tugu” paling ramai dikunjungi pada hari sabtu malam minggu dan minggu pagi. Ada banyak pedagang asongan disana yang menjual dagangannya berupa makanan, minuman, bahkan cindera mata.

Kegunaan atau Fungsi Simpang Lima Gumul

Simpang Lima Gumul biasa digunakan sebagai tempat pameran dan juga tempat pagelaran seni budaya. Selain itu, juga ada beberapa komunitas yang ada di kediri, berbagai event seperti drag race atau gathering dan jambore nasional. Selain itu, di Gumul Paradae Island ada beberapa wahana  permainan seperti flying fox, funbomerang, speedslide, bodyslide, kolam jamur dan ada banyak lainnya. Tiket masuknya hanya Rp 15.000,- untuk hari biasa, sedangkan Rp 30.000,- untuk hari weekend sudah bisa menikmati wahana tersebut.

Rute Perjalanan Menuju Ke Simpang Lima Gumul

Butuh waktu hanya 10 menit ditempuh menggunakan sepeda motor untuk menuju ke Simpang Lima Gumul jika melalui jalur kota Kediri. Sedangkan butuh waktu sekitar 20 menit jika ditempuh menggunakan kereta api, karena jarak stasiun kediri ke simpang lima gumul yaitu 9,1 kilometer.

Untuk memasuki simpang lima gumul tidak dipungut biaya alias gratis. Hanya saja membayar parkir sepeda motor Rp 2.000,- sedangkan Rp 5.000,- untuk parkir mobil. Wisata yang cukup murah untuk penduduk dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Simpang Lima Gumul. Sekian ulasan mengenai Wisata Bersejarah Simpang Lima Gumul Kediri, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *